BitTorrent pada saat ini merupakan protokol file sharing yang terbaik
untuk shre file berskala besar.bagaimana ini bisa terjadi ? mari kita
simak kinerja dari torrent
Arti torrent
Bittorrent merupakan sebuah file kecil yang berisi
data alamat dan bagaimana mengambil sebuah file. bittorrent menghubungi
tracker yang menyediakan file. menyediakan sebuah file untuk d sharing
berarti mengirim informasi data yang diperlukan untuk menghubungi peers
dan seeders dari file.
Seeder adalah seseorang yang mempunyai dan men-sharing file dengan semua orang yang mempunyai bittorrent file.
Peer adalah computer yg lain pada jaringan internet yang menghubungi dan mentranfer data.
Cara kerja torrent
BitTorrent dimulai dari pengelompokan sebuah file menjadi
potongan-potongan kecil , seseorang yang mulai men-share file atau
dengan istilah
initial seed mengirim potongan-potongan kecil ke
peers yg tersedia pada swarm. protokol BitTorrent memastikan seed
mengirim potongan unik kepada semua orang. Sehingga mereka bisa saling
bertukar potongan-potongan dengan setiap orang.
Tips mempercepat download torrent
perhatikan banyaknya seed dan peer/leech. semakin banyak seed semakin
banyak juga host yang akan mengirimkan datanya. sehingga download akan
semakin cepat. semakin sedikit leech semakin sedikit bandwith upload yg
kita gunakan. sehingga memperlancar traffic bandwidth.
contoh :
sebuah file torrent mempunyai seed 44 dan leech 12
berarti kita download dari 44 host yang menyediakan file
dan mengupload data ke 12 host lain
Barusan ada sahabat maya yg komplain, katanya dia download file lewat
jalur P2P bittorrent, tp lambatnya gila-gilaan. File 100 MB, baru
selesai download 2 hari. Padahal dia sudah ngikutin saran para ‘pakar’
per-torrent-an, tp masih juga lambat.
Well, berhubung saya jg sempat jadi downloader setia lewat torrent,
berikut ada beberapa catatan kecil untuk mempercepat proses download.
Semoga bermanfaat.
1. Pilih File Yang Seeder-nya Paling Banyak.
Sebelum memilih file torrent yg ingin diunduh, ada baiknya anda
perhatikan jumlah seeder dan peer yg ada. Biasanya tiap situs yg
menyediakan file torrent akan menampilkan statistik jumlah seeder, peer
dan leecher dari file tersebut.
Seeder adalah client yg sudah 100% memiliki file tersebut dan saat itu sedang meng-upload file yg bersangkutan.
Peer,
mirip dengan Seeder, tp belum memiliki 100% file, dengan kata lain,
selain meng-upload file, peer juga masih mendownload file yg sama dr
Seeder/Peer lainnya.
Leecher, seperti namanya, adalah
peer yg ‘nggak niat’ mengupload, maunya cuman ‘nyedot’ (download) aja.
Biasanya rasio download-upload leecher berbeda sangat jauh, misal
download 100 kbps, uploadnya cuma 3 kbps.
Kesimpulannya, makin banyak seeder, makin cepat downloadnya. Makin
banyak leecher, download bisa nggak selesai-selesai. Kalo anda nemu file
yg seeder-nya 0, lupakan aja, cari file lain. Seeder 0 artinya nggak
ada client yg mengupload file tersebut, artinya file yg anda download
nggak akan pernah tuntas.
2. Perbanyak Tracker List
Tracker adalah server yg memberi dan menerima informasi client yg
saat itu mengupload/mendownload file. Umumnya satu file torrent memiliki
beberapa tracker yg memiliki informasi jumlah dan alamat dr client di
bawahnya. Jadi, makin banyak tracker untuk satu file, makin banyak pula
informasi client yg bisa dihubungi, terutama seeder. Seperti yg sudah
dijelaskan di atas, makin banyak seeder, makin cepat downloadnya.
Kalo anda mendownload 1 file lewat torrent, biasanya tidak semua
tracker untuk file tersebut tercatat di client. Beberapa torrent client
biasanya menyediakan fasilitas untuk menambah jumlah tracker untuk file
yg sedang didownload.
3. Jadilah Leecher Yang Baik
Sudah jadi rahasia umum kalo koneksi internet di Indonesia tuh
‘empot-empotan’ kayak bajaj. Kadang jalan, kadang pula mogok. Tapi pada
dasarnya tetap aja lambat kalo dibandingkan dengan koneksi internet di
luar negeri. Nah, hal ini juga berpengaruh pada proses download file
lewat torrent. Kalo kebetulan koneksi internet anda memiliki
keterbatasan bandwidth, anda bisa memperbesar kecepatan download dan
memperkecil kecepatan uploadnya.
Jadi leecher dong ? Emang, tp yg perlu diingat, jangan terlalu
ekstrim dalam memperkecil kecepatan upload. Lakukan dengan rasio yg
masih masuk akal, misal 1:2 (Kecepatan download 2x kecepatan upload,
misal 100 kbps download/50 kbps upload). Dan jangan lupa, setelah
download tuntas, filenya dishare/upload lg dengan kecepatan normal,
dalam hal ini anda sudah menjadi seeder.
Umumnya, fasilitas untuk memperbesar/memperkecil transfer rate untuk download/upload ada di tiap torrent client.
4. Tambah Koneksi Peers
Umumnya tiap satu pekerjaan download, torrent client akan membatasi
jumlah peer yg terkoneksi biasanya hanya sampai 50 peers. Anda bisa
menambah jumlah peer yg terkoneksi dengan client anda melebihi batasan
tadi, misalnya jadi 100.
Sekedar catatan, jangan terlalu banyak menambah peers, misal 500 atau
1000 atau melebihi jumlah peers untuk file itu sendiri. Dari pengalaman
saya, menambah peers terlalu banyak akan menyebabkan data yg didownload
cacat. Maksudnya gini, ada istilah
Hash dalam torrent.
Hash adalah semacam kode string yg berisi informasi tentang file
torrent yg didownload, seperti ukuran, daftar file, sampai potongan
(pieces) dr file-file tadi. Ketika mendownload, torrent client akan
membandingkan file yg sudah didownload dengan informasi pada hash. Kalo
ternyata nggak cocok, client akan mengabaikan file tadi dan mendownload
ulang file yg cocok dengan informasi hash tadi. Data yg diabaikan tadi
disebut
hash fails atau
rubbish data. Terlalu banyak peers akan menambah jumlah hash fails yg malah akan mengakibatkan download menjadi lebih lama.