Kamis, 09 Februari 2012

penggunaan laptop dengan baterai dan tanpa baterai

Selama ini masih ada 2 pendapat yang sama-sama mempunyai alasan kuat soal pemakaian baterai laptop/ notebook/ netbook.

Kontroversinya begini:

1. Ada yang berpendapat menyalakan laptop menggunakan AC power dengan keadaan batere terpasang bisa memperpendek usia batere, jadi sebaiknya batere dicopot kalo pake AC power.
2. Ada juga yang berpendapat menyalakan laptop menggunakan AC power tanpa batere terpasang bisa merusak komponen2 elektronik laptop lebih cepat rusak karena listrik dari power supply lebih besar dari yang seharusnya diterima laptop, jadi sebaiknya batere tetep dipasang kalo pake AC power.

Dari kedua pendapat tersebut sebenarnya gak ada yang bener atau yang salah Sob! Yang ada salah satunya (batere atau komponen daleman laptop)yang dikorbankan..

Pengalaman dari sobat saya..

Dia punya laptop yang sehari2nya dia geber abis2an buat online, ngegame, dll. Dalam penggunaanya dia make AC power dengan kondisi batere dicopot dengan tujuan supaya usia pemakaian batere jadi awet, suatu hari laptop dia matot alias mati total, karena masalah tersebut, akhirnya dia bawa laptop dia ke service center resminya, setelah diperiksa ternyata motherboarnya yang kena, buat benerinnya harus ganti motherboard yang harganya 2,5 jutaan.

Trus dia ngobrol2 tuh sama teknisinya, belum sempet dia tanya kenapa kok laptop dia bisa kaya gitu, teknisinya malah tanya duluan kaya gini "Mas, kalo make laptop pake AC power trus baterenya dicopot ya?" dia jawab "Iya mas, kok tau?"

Trus tu teknisi ngasih penjelasan yeng pada intinya kaya gini:

1. Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi batere dicopot memang bisa mamperpanjang usia batere.
2. Batere laptop berfungsi sebagai stabilisator karena di dalamnya terdapat penyesuai tegangan (voltage converter) dan sirkuit pengatur (regulator circuit) untuk mempertahankan tingkat keamanan tegangan dan arus listrik.
3. Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi batere dicopot dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop, karena komponen2 tersebut akan menerima tegangan dan arus listrik yang berlebihan.
4. Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi batere dicopot tetapi menggunakan stabilisator/UPS sedikit banyak juga dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop karena tegangan dan arus listrik akan langsung menuju ke komponen daleman laptop tanpa melalui penyesuai tegangan (voltage converter) dan sirkuit pengatur (regulator circuit).

Kalo pake make AC power mendingan baterenya tetep dipasang, mending baterenya yang rusak, kalo ganti yang orisinil paling harganya 700-800ribuan, daripada motherboard yang rusak biayanya bisa mahal banget, kalo sampe harus ganti bisa jutaan.

Disatu sisi ada yang beranggapan bahwa memakai power langsung dari adaptor (AC Power) aman.

Logikanya pengatur arus itu bukan di battery tapi di ADAPTOR, ada yang pernah bongkar battery? isinya cuma susunan beberapa battery saja, sebenarnya cocok/ tidaknya arus itu dari listrik (kalau daerah pabrik usahakan pakai UPS) yang dari PLN, kalau dari adaptornya dipermasalahkan berarti pihak pabrikan logikanya menjual barang cacat dong?
Kalau memang dari ADAPTOR tidak bisa langsung ke notebook (atau istilahnya harus pakai battery) kenapa tidak dibuat saja skema listrik kalau tanpa pasang battery akan mati walau pakai listrik PLN.

Kalau masalah battery tidak awet itu memang benar, karena logikanya ketika kita ngisi battery maka dia harus mengalirkan, ibaratnya hape deh, semisal kita charge sambil posisi nyala maka lama2 akan soak batterynya.

Kalau kerusakan mainboard itu biasanya:
 
- Main diatas kasur/ ranjang yang mengakibatkan tertutupnya ventilasi keluarnya hawa panas sehingga hawa panas terperangkap dan akan menggoreng komponen di dalam.
- Karena debu/ kurang maintenance.
- Karena memang peruntukan laptop adalah untuk kerja dan sebagai penunjang dan bukan dipakai buat hajar main game (ini adalah persepsi yang salah selama ini bahwa laptop bisa dihajar buat main game).

Semoga bermanfaat..

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More